Menghadirkan Layanan yang Menyentuh Langsung Jantung Komunitas
Kekuatan sejati NU Care-LAZISNU Kabupaten Blitar bukanlah terletak pada megahnya kantor pusat, melainkan pada jaringannya yang hidup, bernapas, dan mengakar kuat di tengah-tengah masyarakat. Kami memegang teguh prinsip bahwa kebaikan harus dijemput dan diantarkan, bukan ditunggu. Untuk memberikan pelayanan yang efektif, amanah, dan tepat sasaran, kami harus hadir secara fisik dan emosional, sedekat mungkin dengan denyut nadi kehidupan umat.
Oleh karena itu, kami membangun sebuah arsitektur filantropi yang terstruktur secara vertikal namun luwes secara horizontal. Dari pusat koordinasi di tingkat kecamatan hingga para relawan yang bergerak dari pintu ke pintu di tingkat RT/RW, setiap simpul jaringan memiliki peran vital. Tujuannya satu: memastikan setiap potensi kebaikan dapat terhimpun secara maksimal dan setiap kebutuhan dapat terpenuhi secara akurat.
Unit Pengumpul Zakat, Infaq, dan Shodaqoh (UPZIS) di tingkat Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) adalah simpul strategis yang berfungsi sebagai ‘menara kontrol’ gerakan kami di setiap kecamatan.
Jumlah: 19 Unit yang beroperasi sebagai pusat komando di seluruh kecamatan di Kabupaten Blitar.
Peran Strategis: Lebih dari sekadar pengumpul, UPZIS MWCNU bertindak sebagai sutradara program. Mereka menerjemahkan kebijakan pusat menjadi program-program yang relevan dengan konteks lokal, melakukan pemetaan potensi dan masalah, serta memastikan distribusi bantuan berjalan adil dan merata. Mereka jugalah yang menjadi pusat data, perencanaan, monitoring, dan pembinaan kapasitas bagi jaringan di bawahnya.
Jika UPZIS MWCNU adalah sutradara, maka UPZIS di tingkat Pengurus Ranting NU (PRNU) adalah mata dan telinga kami di panggung kehidupan masyarakat desa dan kelurahan.
Jumlah: 190 Unit yang tersebar, menjadi perpanjangan tangan kami yang paling dekat dan paling memahami denyut nadi komunitas.
Peran Vital: Merekalah yang paling pertama mengetahui jika ada warga yang sakit namun tak mampu berobat, anak cerdas yang terancam putus sekolah, atau keluarga yang kehilangan mata pencaharian. UPZIS PRNU berperan sebagai detektor kebutuhan sosial sekaligus eksekutor program di tingkat lokal. Mereka menjembatani komunikasi, memvalidasi data mustahik, dan menjadi mitra kolaborasi utama bagi para relawan JPZIS.
Jaringan Pengumpul Zakat, Infaq, dan Shodaqoh (JPZIS) adalah urat nadi yang mengalirkan darah kebaikan ke seluruh penjuru Blitar. Mereka adalah pahlawan tanpa tanda jasa, para relawan ikhlas yang bergerak di lingkungan terkecil.
Jumlah: 2.813 Unit yang hidup dan berdenyut di setiap masjid, musholla, majelis taklim, hingga kelompok arisan warga.
Peran Tak Tergantikan: JPZIS adalah ujung tombak sejati gerakan ini. Merekalah yang mengetuk pintu rumah warga untuk menyosialisasikan program, menjemput infak receh, dan menyalurkan bantuan secara langsung. Kehadiran mereka yang personal dan familier membangun kepercayaan yang tak ternilai, memastikan tidak ada potensi kebaikan yang luput dan tidak ada mustahik yang merasa sendirian.
Kombinasi dari ribuan titik layanan ini—dari MWCNU, PRNU, hingga JPZIS—membentuk sebuah jaring laba-laba kebaikan yang kuat, fleksibel, dan solid. Setiap tarikan di satu sudut jaring akan dirasakan oleh seluruh bagian, menunjukkan kekuatan sistem gotong royong yang terintegrasi.
Dari perencanaan strategis di tingkat kecamatan hingga eksekusi penuh empati di tingkat musholla, setiap elemen bergerak dalam satu harmoni untuk tujuan mulia: mewujudkan kesejahteraan dan kemandirian umat. Inilah wujud nyata dari spirit ta’awun (tolong-menolong) yang menjadi fondasi gerakan kami.
Jadilah orang pertama yang mengetahui laporan penyaluran donasi, info tanggap bencana, dan peluang ladang pahala terbaru dari NU Care-LAZISNU Kabupaten Blitar.
Dapatkan update eksklusif langsung ke WhatsApp Anda.
Data Anda 100% aman. Kami tidak akan mengirimkan spam.